Sharing Xun Fa Xiang 15 Oktober 2014

Sharing Xun Fa Xiang 15 Oktober 2014

Bring Security to Sentient Beings; Awaken True Suchness

Dari rasa bersyukur, kita membalas budi kebaikan Buddha dengan secara hormat melakukan persembahan. Kita tidak boleh memandang rendah kaum awam karena mereka semua mempunyai hati dan sifat Buddha. Kita tidak boleh mengambil mereka dengan ringan. Kita harus bersyukur bahwa kita telah bertemu dengan Buddha Dharma di dunia ini. Kita juga harus bersyukur begitu banyak kaum awam di dunia yang memiliki berbagai jalan dan jenis kehidupan mereka jadi kita mempunyai kesempatan untuk mengerti semua sifat dan penampilan mereka. Jadi kita harus dengan rasa bersyukur terhadap mereka dengan secara rajin mempraktekkan ajaran2 yang ada, kita melakukan persembahan ke Buddha karena Beliau datang ke dunia untuk 1 tujuan utama, untuk membuka dan memberitahu Dharma. Kita sebagai kaum awam harus sepenuh hati dan dengan penuh rasa hormat menerima ajaran Buddha. Persembahan terbaik adalah kita bisa memberi persembahan dalam bentuk barang, rasa hormat dan tenaga sekaligus. Tapi Buddha tidak memerlukan persembahan dalam materi sama sekali. Melakukan persembahan dalam bentuk rasa hormat sebenarnya secara sederhana menyatakan bahwa kita menganggap Buddha sebagai guru kita. Beliau datang ke dunia untuk membantu dan mengajari kita. Karena kita mengakui dan menerima ajaranNya, kita harus memperlihatkan rasa hormat kita kepadaNya. Persembahan yang paling berharga yang bisa kita berikan adalah dengan mempraktekkan Dharma ke kehidupan kita sehari-hari. Ini adalah persembahan dalam bentuk tindakan nyata. Dengan melakukan Dharma ke tubuh kita sendiri, kita bisa menyebarkan Dharma ke lainnya. Kita mempraktekkan Dharma karena kita menjunjung tinggi kita sendiri karena dengan mempraktekkan Dharma. kita menyadari sifat Intrinsik Buddha yang ada di dalam diri kita karena kita mau mengaplikasi Dharma Buddha ke kehidupan kita sheari-hari. Buddha bukan mau kita untuk memberi persembahan ,rasa hormat dll dsb, tapi Buddha mau kita mempraktekkan Dharma ke kehidupan kita sehari-hari.

Kita harus menghormati semua orang karena semua orang memiliki sifat Buddha di dalam diri mereka sehari-hari. Kita juga tidak boleh memandang rendah setiap orang. Melalui pelatihan dalam memberi, kita mempraktekkan Dharma. Ketika kita melatih memberi, berkah itu datang kembali ke kita. Kita kembali ke sifat intrinstik kita dan membangunkan sifat Kebenaran Sejati kita. Eksternal kita memberikan rasa aman ke semua makhluk, ke dalam kita membangunkan sifat sejati kita sendiri. Dalam membantu orang lain, kita juga membangunkan sifat mereka sendiri sehingga mereka bisa memperlihatkan cinta kasih mereka ke yang lainnya. Ketika kita menggunakan Kebahagiaan Dharma untuk membuat dia suka cita, kita juga membantu mereka untuk sadar dari mana ini berasal, ajaran Buddha. Kita berlaku “Demi Ajaran Buddha, Demi Semua Makhluk”.

Advertisements

Posted on October 16, 2014, in Default 1, Xun Fa Xiang and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: