Sharing Xun Fa Xiang 24 September 2014 Episode 399

Sharing Xun Fa Xiang 24 September 2014 Episode 399

Sincere Offerings of the Four Infinite Minds

Keyakinan akan mengembangkan segala akar dari kebaikan. Kita harus mempunyai keyakinan, keyakinan akan ajaran yang diajarkan Buddha. Jika keyakinan kita sangat dalam, secara alami batin kita akan senantiasa berada di Dharma yang benar.

Kita sedang berada di zaman Dharma sedang ditinggalkan dan hilang. Orang-orang tidak lagi mempunyai keyakinan untuk mendengar dan mempraktekkan Dharma. Manusia merasa terlalu sibuk akan segala sesuatu. Oleh karena itu mereka tidak bisa menenangkan hati dan batin mereka untuk mendengar dan menerima Dharma. Mereka tidak mempunyai kapasitas mental untuk menenangkan hatinya untuk berpikir “Darimana saya berasal?” “Kemana saya akan pergi setelah meninggal?” “Apa tujuan kita datang ke dunia?” dll. Pertanyaan2 ini telah hilang dari pikiran manusia. Manusia tidak berpikir ada ajaran yang mengatur hubungan antar manusia. Semua hanya berpikir untuk bekerja, bersosialisasi dan larut dalam kesenangan. Jadi, memasukkan Dharma ke batin manusia sangat susah. Ketika Dharma hilang dari batin manusia, manusia akan menjadi bingung atas jalur mereka di hidup ini. Hal ini berakibat ke terjadinya berbagai bencana yang diakibatkan manusia sendiri mengakibatkan banyak manusia yang menderita. Jalur yang diletakkan Buddha Dharma hilang dari kehidupan mereka. Jalur ini mendukung kaum awam untuk membuat 4 Ikrar Besar (4 Great Vows) dan memumpuk 4 Batin Tanpa Batas (4 Infinite Minds). 4 Ikrar Besar itu adalah “Saya Berikrar untuk mengantarkan kaum awam yang tak terhitung jumlahnya” “Saya berikrar untuk menghilangkan dan menyingkirkan noda batin yang tak berujung” “Saya berikrar untuk mempelajari pintu Dharma yang tanpa batas” “Saya berikrar untuk mencapai Kebuddhaan yang tak tertandingi”. Melihat begitu banyak kaum awam yang menderita dan melihat batin mereka yang sangat kacau, kita harus bercita-cita untuk mentransformasi mereka semua. Mereka mungkin menderita akan kekurangan materi atau dari konflik antar sesama misalnya masalah keluarga. Jika sampai ke penderitaan mental, siapa yang bisa membimbing dan mengurangi penderitaan mereka? Ini karena Buddha Dharma tidak ada di batin manusia. Jika ada di dalam hati manusia, kita akan bisa mengurangi dan menghilangkan penderitaan mereka. Kita harus bercita cita untuk mengubah kaum awam yang tak terhitung jumlahnya dan kita juga harus menghilangkan noda batin kita sendiri. Jika kita tidak menghilangkan noda batin kita sendiri, kita tidak bisa menerima Buddha Dharma di hati kita. Hanya setelah kita menerima Buddha Dharma di hati kita, kita bisa sadar bahwa setiap orang mempunyai sifat Buddha dan mempunyai potensi untuk mencapai Kebuddhaan. Bukan hanya mungkin, tetapi pasti bisa mencapainya. Dengan membuat 4 Ikrar Besar, kita bisa mempertahankan Buddha Dharma di hati kita.

4 Batin Tanpa Batas (4 Infinite Minds)
– Welas Asih Tanpa Batas
– Cinta Kasih Tanpa Batas
– Sukacita Tanpa Batas
– Ketenangan hati Tanpa Batas

4 Batin Tanpa Batas ini harus terintegrasikan dalam tindakan kita. Dimana pun ada kaum awam yang menderita, kita tidak tega untuk membiarkan mereka menderita karena kita merasakan penderitaan itu sendiri. Kita selalu berharap bahwa semuanya bisa hidup dalam kedamaian dan sukacita. Ini seperti hubungan orang tua dan anak.

Manusia dengan batin yang terpecah pecah adalah manusia sekarang dan masa depan. Jika mereka mempunyai batin dan pikiran yang terpecah pecah, maka batin dan pikiran mereka adalah yang tidak tercerahkan. Pikiran kita selalu bebas kemana saja, yang berarti longgar dan tidak fokus. Kita tidak bisa mengontrol pikiran kita 1 detik pun. Baru sebentar saja, pikiran kita sudah melayang entah kemana. Ini yang disebut pikiran dan batin yang terpecah-pecah.

Kenapa kita bisa mempunyai batin yang terpecah-pecah? Karena pikiran kita tertarik untuk terhubung ke segala jenis fenomena. Jadi batin kita secara alami pergi kemana-mana. Oleh karena kondisi luar selalu bergerak menjadikan pikiran kita konstan bergerak juga dan menghindarkan kita untuk memasuki Samadhi yang Benar. Tantangan pertama dalam melatih diri kita sendiri adalah menyingkiran kebiasaan kita. Untuk bisa menyingkirkan kebiasaan kita, kita harus selalu penuh rasa hormat kepada manusia, masalah dan objek. Kita harus memupuk keikhlasan, integritas, keyakinan dan keteguhan maka kita bisa menyingkirkan kebiasaan kita. Jika kita membiarkan kebiasaan kita menhalangi kita, bahkan bisa menutup kebijaksanaan kita.

Advertisements

Posted on September 25, 2014, in Default 1, Xun Fa Xiang and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: