Sharing Xun Fa Xiang 10 September 2014

Sharing Xun Fa Xiang 10 September 2014

Make Offering with Reverence

 

Kita semua harus bersyukur karena susah memperoleh hidup sebagai manusia, mendengar Dharma dan terus ada di jalan Dharma. Kita harus memiliki hati bersyukur karena kita menerima kasih dan kebaikan Buddha. Buddha Dharma bagaikan air yang mencuci segala noda dari pikiran kita.

Kita akan selalu merasa Buddha Dharma membersihkan noda batin kita dan selalu memelihara kita. Kita harus seperti tanah yang mendapat berkah dari hujan dan embun, kita juga mendapat berkah dari Buhddha Dharma, dijernihkan dan dipelihara sehingga tunas di pikiran kita bisa tumbuh.

Buddha mengambil wjud manusia dan datang ke dunia untuk mengajar dan membimbing manusia. Pertama beliau mengajar tentang suffering / penderitaan dan kelakuan2 manusia yang menyebabkan penderitaan itu. Setelah itu, Beliau mengatakan manusia harus melatih diri. Beliau mengajarkan begitu banyak metode pelatihan diri bagi manusia. Tetapi setiap manusia memiliki kemampuan berbeda2 dalam menyerap Dharma, tergantung pengetahuan dan kebijaksanaan kita. Buddha menghabiskan dekade demi dekade demi menelurkan cara untuk mengajarkan kaum awam selain juga hidup seperti kita. Dengan ini kita harus bersyukur. Maka ketika Buddha sudah Parinirvana, manusia harus membentuk aspirasi dan ikrar yang datang dari ras apenuh hormat, rasa hormat datang dari membuat ikrar Keyakinan, ikrar, pelatihan diri sangatlah penting bagi kita. 

Kita sedang berada di periode ke 5 setelah Buddha Parinirvana yang merupakan zaman penuh konflik. Manusia tidak lagi berada dalam satu kesatuan dan harmoni. Ketika kita tidak bersatu dan tidak harmoni, kita tidak hanya tidak menghormati dan memuji satu samaa lain, tetaapi kita juga menghujat satu sama lain. Inilah kondisi Buddha Dharma sekarang. Di era ini, kita harus berikrar untuk kembali ke periode pertama. Pikiran kita haruslah seperti Buddha masih ada di dunia ini.

Dharma ini abadi. Kita harus berikrar, berikrar datang dari rasa hormat kita. Jika kita secara ikhlas menerima Buddha Dharma, maka itu akan seperti Buddha masih ada di dunia dan pikiran kita seperti Beliau. Hal ini akan membantu kita untuk melepas apa yang sulit untuk dilepas. Banyak orang di dunia ini hidup di kekacauan yang tiada habisnya. Mereka menikmati berbagai kenyamanan, tetapi ketika kita meminta mereka untuk melepas kenyamanan itu untuk membantu orang lain, itu sangat sulit bagi mereka karena tubuh mereka tidak bisa melepas. Manusia juga melekat pada kekayaan dan harta mereka. Ketika kita meminta mereka untuk melepas, hal ini juga sangat sulit. Oleh karena itu, Buddha mengajarkan kita bahwa berbagi Dharma bisa membantu kita melepas apa yang kita inginkan untuk melakukukan apa yang bermakna. Apa yang paling bermakna yang bisa kita lakukan adalah memastikan Buddha Dharma ada di dunia ini selamanya. Oleh karena itu di dunia kita harus mengajarkan cara2 yang membuat kita mendapat pencerahan

Dharma adalah kebernaran. Kebernaran itu ada di segala tempat tetapi tidak terlihat dan tidak bisa disentuh, tetapi bisa diekspresikan oleh manusia. Aplikasi yang bijaksana dari Dharma adalah wujud dari asas yang sejati melalui pengetahuan dan kebijaksanaan kita.

Advertisements

Posted on September 11, 2014, in Default 1, Xun Fa Xiang and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: